Don't Copy

Monday, October 11, 2010

SAMURAI CYBER LATIH INDONESIA CYBER DEFENSE

SAMURAI CYBER LATIH INDONESIA CYBER DEFENSE                 Jul 27, '10 12:37 AM

Para jawara keamanan cyber Indonesia mendapat tamu khusus beberapa waktu lalu, yakni kedatangan tamu ahli kemanan TI asal Jepang. Sang Samurai cyber pun melatih para jawara lokal.





IGN Mantra, Analis Senior Keamanan Informasi Internet Traffic Monitooring ID-SIRTII mengatakan, si Samurai Cyber kali ini memberikan pelatihan gratis dalam bentuk training bertajuk 'Malware Analysis Training' di ID-SIRTII.





Mereka yang dilatih berasal dari berbagai institusi penting di Indonesia seperti dari kepolisian RI, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Internet Service Provider dan para peneliti kampus.





Siapakah si Samurai Cyber ini? Dia adalah Takayoshi Shiigi, Manager dan Analis Senior dari Analysis Center JPCERT/CC yang sudah bekerja di bidang cyber security selama 13 tahun.





Shiigi mengatakan bahwa orang Indonesia sangat mudah untuk diajak bekerja sama dan cepat mengerti dalam menggali ilmu-ilmu analisis malware. "Seberat apapun materi yang diberikan, orang-orang Indonesia tetap bertahan dan ingin menguasai ilmu-ilmu pertahanan cyber ini," kata Mantra, menggambarkan penilaian Shiigi.





Keisuke Kamata, Deputy Director of Global Coordination Division JPCERT/CC juga mengatakan, sepertinya analisis malware adalah ilmu baru bagi orang-orang Indonesia. Makanya mereka begitu antusias untuk dapat menguasainya.





Memang di Jepang, ilmu analisis malware sudah dipelajari di bangku kuliah sejak beberapa tahun lalu. Sementara penelitian di Jepang untuk bidang malware jauh lebih dalam untuk menangkis berbagai serangan cyber hacking.





"Kamata dan pemerintah Jepang sangat fokus terhadap berbagai penelitian dan pekerjaan menangkis serangan cyber hacking termasuk berbagai malware yang dikirim dari negara-negara lain, sehingga perlu kerja sama lebih lanjut dengan negara lain yang ingin bersama-sama menghalau serangan cyber," tutur Mantra.





Pemerintah Jepang pun berjanji akan memberikan berbagai pelatihan gratis bidang cyber security dan instruktur terbaik kepada putra putri Indonesia yang memang ingin fokus untuk memperkuat pertahanan informasi negara Indonesia baik sekarang dan di masa-masa yang akan datang.





(ash /fw DETIKINET)

Presiden Pandang Perlu Peningkatan Persenjataan Tentara



Presiden Pandang Perlu Peningkatan Persenjataan Tentara



Senin, 04 Oktober 2010



JAKARTA--MI: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, sistem persenjataan tentara harus ditingkatkan agar mencapai taraf ideal untuk melindungi Tanah Air yang sangat luas.



"Kita relatif tertinggal dibandingkan negara lain, termasuk negara tetangga kita," kata Presiden Yudhoyono, Senin (4/10), ketika memimpin rapat sidang kabinet Paripurna yang secara khusus membahas rencana strategis pengembangan kekuatan Tentara Nasional Indonesia dan modernisasi alat utama sistem persenjataan.



Menurut Presiden, peningkatan kualitas dan modernisasi peralatan utama sistem senjata adalah hal yang mutlak untuk pertahanan negara. Oleh karena itu, Kepala Negara berharap rencana strategis tentang hal itu bisa dipercepat.



Namun demikian, Presiden menegaskan, Indonesia tidak ingin terjebak dalam perlombaan kekuatan dan kepemilikan senjata. Peningkatan kekuatan persenjataan, kata Presiden, hanya untuk kepentingan membela kedaulatan.



"Bangsa Indonesia adalah bangsa yang cinta damai, tapi kita juga cinta kedaulatan," kata Presiden.



Pada kesempatan itu, Kepala Negara mengatakan, biaya modernisasi persenjataan tentara memang sangat besar. Oleh karena itu, Presiden berharap kementerian dan lembaga terkait menentukan skala prioritas dalam pengadaan persenjataan.



Selain itu, Presiden Yudhoyono juga meminta persenjataan dibeli dari produsen dalam negeri. Namun, untuk jenis senjata yang belum diproduksi di dalam negeri, pemerintah bisa mengimpor.



Untuk mengoptimalkan anggaran, Presiden berharap tidak ada praktik penyimpangan atau korupsi dalam setiap pengadaan persenjataan.



Sidang Kabinet Paripurna itu dihadiri seluruh menteri dan pejabat setingkat menteri pada Kabinet Indonesia Bersatu II.



PT PAL Bangun Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR)



SURABAYA--MI: PT PAL Indonesia mengembangkan Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) yang dilengkapi sistem persenjataan lengkap untuk melaksanakan berbagai tugas militer.



Pembangunan kapal perang ini diawali dengan proposal pengadaan kapal oleh TNI AL kepada Kementerian Pertahanan. Proyek pembangunan kapal yang membutuhkan waktu empat tahun itu diharapkan menjadi salah satu langkah awal menuju kemandirian alat pertahanan nasional.



Demikian disampaikan pada kunjungan kerja Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) ke PT PAL Indonesia (Persero) di Surabaya, Jawa Timur. KKIP terdiri dari pihal-pihak terkait mulai dari Kemhan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), dan TNI.



"PKR merupakan salah satu langkah konkret untuk mewujudkan kemandirian industri pertahanan," ungkap Direktur PT PAL Indonesia Harsusanto kepada para wartawan.



"Proyek PKR juga akan kami isolasi supaya tidak ada percampuran cash flow yang membingungkan."



Setidaknya 35 orang desainer kapal yang merupakan ahli teknik yang telah mengenyam pendidikan post-doktoral dan 435 anggota tim produksi dibutuhkan untuk pembangunan kapal tersebut.



Ia mengharapkan Kementerian Riset dan Teknologi dapat menggalang tim litbang yang terdiri dari alumnus sekolah teknik seperti Institut Teknologi Bandung dan Institut Teknologi 10 November untuk mengembangkan proyek kapal ini.



"Apabila November ini efektif terlaksana, kapal PKR akan selesai pada Agustus 2014 nanti," katanya.(Ars)





Sbr : MediaIndonesia dan rindam-brawijaya.blogspot.com
Pasukan Gabungan TNI Diberi Nama Striking Force

Senin, 04 Oktober 2010

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Negara RI segera menggandeng pasukan elit tiga angkatan untuk memberantas aksi-aksi terorisme di Indonesia. Kekuatan pemukul itu akan diterjunkan seketika sesaat terjadinya aksi terorisme.

Ketiga pasukan elit itu adalah Detasemen Jalamangkara (Denjaka) TNI-AL, Detasemen Bravo-90 (Den Bravo-90) TNI-AU dan Detasemen Penanggulangan Teroris (Den Gultor) TNI- AD atau Grup 5 Anti Teror, Detasemen 81 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD.

Hal itu diungkapkan Kepala Kepolisian Negara RI Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri kepada pers di halaman Istana Negara, Jakarta, Senin (4/10).

"Ke depan, kita akan ada kekuatan bersama di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Namanya striking force, yang melibatkan Denjaka TNI-AL, Den Bravo-90 TNI-AU dan Detasemen 81 TNI-AD," ujar Bambang.

Menurut Bambang, mereka akan turun sesuai dengan crisis, response and force (CRF) yang akan ditentukan bersama. "Bukan, mereka bukan kekuataan khusus. Akan tetapi, kekuatan yang memang sudah berada pada posisinya masing-masing. Mereka akan segera dioperasionalkan," tambah Bambang.

Di tempat yang sama, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono membenarkan, akan adanya kekuatan bersama bilamana diperlukan. Tahap pertama yang dikerahkan adalah detasemen intelijen TNI. "Setelah itu baru pasukan penindak, apakah Denjaka, Den 81 atau Bravo," ujarnya.

Menurut Agus, mekanismenya masih dibahas. "Akan tetapi, sekarang mereka sudah membantu di Sumatera Utara dan saat terjadinya peristiwa Tarakan, Kalimantan Timur," lanjutnya.(Ars)


Sbr : Kompas dan http//rindam-brawijaya.blogspot.com/2010/10/pasukan-gabungan-tni-polri-diberi-nama.html

Saturday, September 4, 2010

Long Distance

Hubungan jarak jauh alias long distance adalah hal yang sudah tak asing lagi sekarang ini.Bagi mereka yang pernah menjalaninya banyak yang menemui kebuntuan alias putus di tengah jalan,tapi adapula yang mengakui bahwa hubungan yang mereka berdua jalani aman-aman saja.
So,apa yang menyebabkan hubungan yang tergolong rumit ini bisa kandas di tengah jalan?Pada dasarnya hubungan cinta itu memerlukan hal yang nyata nah gimana mau ada yang nyata kalau hubungan jarak jauh? paling cuma telpom-telponan,apalagi kalau belum pernah ketemu!

Wednesday, July 7, 2010

Anggur pada jaman prasejarah

Banyak buah yang menghasilkan alkohol setelah membusuk secara alami.Dalam upaya mencari minuman yang lebih baik beberapa orang mencoba mencicipi buah yang busuk dan mereka menemukan bahwa anggur sangat baik.Anggur kemudian ditanam secara khusus untuk dibuat minuman beralkohol.Minuman anggur difermentasikan pertama kali di mesopotamia,kira-kira 10.000 tahun lalu.

Kota Pertama

Kota yerikho,dekat Laut Mati di Timur Tengah adalah kota pertama.Kota ini dibangun kira-kira 10.000 tahun yang lalu dan 9000 tahun yang lalu kota tersebut telah memiliki tembok luar.

Tuesday, July 6, 2010

Rok Mini

Rok mini sudah ada selama berabad-abad.Awal tahun 1960 seorang desainer bernama Mary Quant memperkenalkan Rok mini pertama,rok ini sangat pendek dan harganya pun mahal.Beberapa orang mengatakan kalau rok ini lucu,tidak anggun dan sangat berani.Kalau celana pendek gimana?